Home / Teknologi Budidaya / Beberapa Metode Menjaga Tingkat Kesuburan Tanah

Beberapa Metode Menjaga Tingkat Kesuburan Tanah

Menjaga tingkat kesuburan tanah adalah bagian terpenting dari bumi yang perlu dijaga oleh manusia. Tanah yang mempunyai potensi mengalami kerusakan ini perlu dijaga agar dapat selalu memberikan manfaat bagi manusia dan makhluk hidup yang ada di sekitar. Karenanya, ada baiknya bila sebelum terjadi kerusakan tanah, di laksanakan metode” untuk mencegah kerusakan tanah tersebut. Pada dasarnya, tanah mempunyai kemampuan dalam memperbaiki dirinya dari kerusakan. Meski demikian, pada tahap lanjutan tanah tetap membutuhkan upaya lain untuk membantu proses perbaikan tanah tersebut.

Kerusakan tanah di tandai dengan tingkat kesuburan tanah yang berkurang. Untuk menjaga tingkat kesuburan tanah ini, ada beberapa upaya yang bisa dilakukan oleh manusia yakni dengan teknik pengolahan tertentu.

Upaya menjaga tingkat kesuburan tanah dapat dilakukan melalui metode mekanik, metode vegetatif, dan metode kimia. Dan apa sajakah itu ?

A. Metode Mekanik

Metode mekanik merupakan upaya yang dilakukan untuk menjaga kesuburan tanah dengan menggunakan teknik pengolahan tertentu. Upaya tersebut bisa di lakukan dengan cara cara berikut ini :

  • Penterasan Lahan Miring (Terracering)

Penetrasan lahan miring dilakukan dengan tujuan untuk mengurangi panjang lereng dan memperkecil kemiringan lereng. Pembuatan terasering ini bertujuan untuk mengurangi tingakt erosi. sebab, terasering ini dapat memperlambat aliran air di permukaan tanah.

  • Pengolahan Sejajar Garis Kontur

Cara pengolahan sejajar garis kontur dilakukan dengan membuat rongga rongga tanah sejajar kontur dan membentuk igir – igir. hal ini tersebut dapat memperlamat aliran air permukaan dan memperbesar air untuk dapat meresap ke dalam tanah. Umunya, vegetasi di tanaman dengan sistem tumpang sari.

  • Pembuatan Pematang / Galudan

Pematang atau galudan ini dibuat dengan cara seperti membuat tanggul” kecil dan saluran sejajar garus kontru. Pematang yang di buat tersebut berfungsi menahan laju air sehingga dapat memperbesar kemungkinan air untuk meresap tanah.

  • Pembuatan Cekdam

Pembuatan cekdam atau bendungan kecil bertujuan untuk membendung aliran air permukaan. Material yang tererosi akan tertahan di parit” cekdam sehingga lapisan tanah menebal dan kesuburan tanah tidak hilang terbawa air.

B. Metode Vegetatif

Metode vegetatif adalah upaya yang dilakukan untuk menjaga kesuburan tanah dengan memanfaatkan vegetatif (Tumbuhan). Metode ini sangat baik dilakukan sebagai upaya pelestarian kesuburan tanah. Umumnya, metode ini menggunakan cara cara di bawah ini ;

  • Penghijauan

Kegiatan Penghijauan ini di lakukan dengan cara menanami kembali lahan lahan yang kehilangan vegetasi penutupnya. Penanaman ini dilakukan dengan cara menanam bibit pepohonan besar yang biasanya dapat tumbuh dengan mudah.

  • Rotasi Tanaman

Kegiatan rotasi tanaman ini di lakukan dengan tujuan mempertahankan kesuburan tanah. Metode rotasi tanaman di lakukan dengan memvariasikan jenis tanaman pada saat pergantian masa tanam. Hal ini efektif dilakukan untuk mencegah berkurangnya jenis unsur hara tertentu dalam tanah.

  • Reboisasi

Reboisasi di lakuakn dengan cara menanami lahan yang gundul dengan tanaman keras. Kegiatan reboisasi ini di lakuakn selain efektif mencegah terjadi nya erosi , juga dapat diambil manfaat lainnya, seperti kayu nya.

  • Penanaman tanaman Penutup

penanaman tanaman penutup adalah upaya yang dilakukan dengan menanami lahan dengan tanaman keras seperti Jati dan Pinus. Penanaman ini bertujuan agar dapat menghambat pengahncuran tanah lapisan atas oleh air, memperkaya bahan organik serta menghambat laju erosi.

  • Penanamn Tanaman Berbairs

Kegiatan penanaman berbaris ini adalah dengan menanam secara tegak lurus arah aliran atau arah angin. Pada daerah landai, jarak tanam diperlebar sedangkan di daerah yang miring, tanaman dirapatkan.

  • Penanaman Sejajar Garis Kontur

Penanaman sejajar garis kontur dilakukan dengan menanami lahan searah dengan garis konturnya. hal ini dilakukan dengan tujuan agar memperbesar kemungkinan air meresap kedalam tanah dan menghambat laju erosi.

C. Metode Kimia

Metode tingkat kesuburan tanah dengan metode kimia dilakukan dengan menggunakan bahan kimia sehingga dapat memperbaiki struktur yanah. Beberapa jenis bahan kimia yang sering digunakan untuk pengawetan tanah ini, misalnya : Bitumen, Krilium , dan Soil Conditioner

Ketiga bahan kimia tersebut dianggap efektif dalam memperbaiki struktur tanah dan memperkuat agregat tanah. Bahan Bahan kimia tersebut juga mempunyai pengaruh jangka panjang karena senyawa tersebut tahan terhadap organisme tanah.

Selain mampu memperkuat struktur tanah, soil conditioner juga dapat digunakan untuk meningkatkan premeabilitas dan mengurangi erosi yang terjadi pada tanah.

 

About Catatan Pak Tani

Infopetani.Com – Menyajikan berbagai macam informasi Tentang Pertanian, Agribisnis, Berita dan Liputan Pertanian, Teknologi Budidaya serta informasi lainnya tentang Pertanian di Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *