Home / Pertanian / Jarak Tanam Ideal Dalam Budidaya Singkong

Jarak Tanam Ideal Dalam Budidaya Singkong

Singkong merupakan tanaman yang memiliki resiko gagal panel sangat kecil, ini berarti peluang keberhasilan panen sangat tinggi. Dilain sisi, singkong merupakan komoditas bahan baku utama pembuatan tepung tapioka. Singkong merupakan tanaman yang mudah untuk dibudidayakan, dan bisa ditanam di lahan yang kurang subur.

Dalam menanam singkong tidak boleh sembarangan, untuk memperoleh hasl yang optimal tentu perlu penanganan yang baik dan tepat. Salah satunya dalam hal menentukan jarak tanam singkong yang ideal. Jarak tanam tanaman singkong itu tergantung dari jenisnya. Karena ada jenis singkong yang bertajuk pohonnya lebar, ada pula yang bertajuk sempit. Oleh karena itu, idealnya, saat sudah dewasa, tajuk pohon singkong tidak boleh berhimpitan, tetapi juga tidak boleh menyisakan ruang.

Jarak Tanam Ideal Dalam Budidaya Singkong

Sebagai contoh, singkong malaysia dan singkong kuning yang bertajuk sempit, pohonnya kecil dan rendah, tangkai daunnya pendek serta helai daunnya juga relatif tidak lebar, maka jarak tanam idealnya adalah 80 x 80 cm.

Adapun jenis singkong kasesa, singkong tahun, singkong hijau, singkong malang, singkong pulut, singkong trambesi, singkong begog, singkong andira, singkong roti, singkong keling, dan jenis singkong bertajuk sedang lainnya, maka jarak tanam standarnya adalah 100 x 100 cm, atau sistem double row = 80 x 160 cm.

Yang terakhir adalah jenis singkong mukibat, singkong gajah dan singkong darul hidayah, dengan jarak tanam yang disarankan adalah 100 x 150 cm. Kesuburan tanah juga berpengaruh pada jarak tanam ideal. Makin subur tanah, maka makin lebarlah jarak tanam.

Pada tanah yang sangat subur, maka jarak tanam singkong malaysia adalah 100 x 100 cm, singkong kasesa dan lainnya adalah 120 x 120 cm, serta singkong gajah dan lainnya menjadi 100 x 200 cm. Satu pohon hanya disisakan satu batang saja, bila dalam satu stek tumbuh lebih dari satu tunas atau satu batang, maka tinggalkanlah batang yang paling bagus, buanglah batang yang kurang bagus.

Pengurangan tunas atau batang ini biasa disebut penunasan, dilakukan pada saat umur singkong sudah penuh 3 bulan. Namun, sebagian petani menyisakan 2 batang tegakan dalam satu pohon. Ini dilakukan bila perbanyakan stek masih dibutuhkan, atau singkong jenis ini steknya laku dijual.

Bila jarak tanam terlalu rapat, atau jumlah batang tegakan terlalu banyak maka yang terjadi bukanlah banyaknya umbi segar yang didapat, tetapi tegakan pohon yang batangnya kecil tinggi, mudah rebah, dan umbinya kecil lagi sedikit.

Itulah informasi mengenai Jarak Tanam Ideal Dalam Budidaya Singkong, Semoga informasi ini bermanfaat bagi sobat tani sekalian. Terima kasih.

About Catatan Pak Tani

Infopetani.Com – Menyajikan berbagai macam informasi Tentang Pertanian, Agribisnis, Berita dan Liputan Pertanian, Teknologi Budidaya serta informasi lainnya tentang Pertanian di Indonesia.

Check Also

Budidaya Rumput Laut

A. Latar Belakang Rumput laut (sea weeds) yang dalam dunia ilmu pengetahuan dikenal sebagai Algae …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *