Home / Pertanian / Pembuatan Pestisida Dengan Bahan Alami Untuk Hama Padi

Pembuatan Pestisida Dengan Bahan Alami Untuk Hama Padi

Indoesia merupakan slah satu negara dengan penghasilan Padi terbesar se Asia tenggara selain Thailand. Banyaknya lahan pertanian yang subur menjadi hal menguntungkan tersendiri bagi para petani di Indonesia ini. Meskipun sekarang banyak lahan pertanian yang bergeser menjadi hunian, namun sekarang ini, menanam padi tidak hanya di lahan pertanian yang luas, tapi juga kita bisa menanam nya di lahan sempit sekalipun di atap rumah hehehehe…

Berbicara soal padi yang di tanam secara konvensional, jumlah hasil pertanian padi sering tidak stabil karena selama proses penanamannya di ganggu dengan berbagai macam hama, mulai dari Tikus, Wereng, Burung hingga ulat. Harga pestisida di luar pun sering mengalami perubahan harga yang di signifikan karena berkurangnya pasokan atau tingginya permintaan.

Hal ini juga dapat merugikan para petani karena modal yang terbatas namun harus menanggung rugi akibat bergantung pada pestisida kimia. Pada kesempatan kali ini saya akan membahas bagaimana menanggulangi hama dengan bahan bahan alami yang mudah di temui sehari hari. Berikut beberapa resep pembuatan Instektisida dan Pestisida alami untuk para petani padi.

Pembuatan Pestisida Dengan Bahan Alami Untuk Hama Padi

Pengendalian Hama Ulat pada Tanaman Padi

Bahan yang di butuhkan yakni 250 Gram Tanaman Sereh (Seluruh bagian) Dan 4 Gelas Air. Cara Pembuatannya yaitu : Tumbuk tanaman sereh hingga halus lalu tambahkan 4 gelas air dan saring. Apabila ingin di pakai, larutan sereh ini di campur dengan 13 Liter air dan semprotkan pada tanaman padi yang terserang hama ulat.

Pengendalian Hama Wereng

Bahan yang kita butuhkan yaitu 2 butir kecubung dan 1 kilogram jenu. Cara membuatnya adalah rebus kedua bahan tersebut dengan air mendidih lalu saring. Apabila kalian ingin menggunakannya Campur tiap 1 liter air rebusan dengan 16 Liter air dan semprotkan pada tanaman yang terserang hama wereng.

Pengendalian Hama Ulat Grayak, Ulat lain dan Serangga

Bahan yang kita butuhkan yaitu 1Kg atau segenggam daun gamal, 250 Miligram tembakau rokok yang sudah di bakar sebelumnya serta 5 Liter air. Cara membuatnya Tumbuk halus pucuk daun gamal, kemudian campur dengan air dan rebus. Setelah uap panas hilang, tambahkan tembakau ke dalam rebusan dan aduk hingga air berubah warna menjadi kemerahan atau kehitaman. Cara Memakai nya Campurkan setiap 10 Liter air dengan 250 CC larutan yang telah jadi dan semprotkan pada tanaman yang terserang hama.

Pengendalian Hama Walang Sangit

Bahan yang di butuhkan 1 kilogram brotowali, 2 butir kecubung dan 1 liter air, Cara Membuatnya Rebus Kecubung dan brotowali dengan air yang di persiapkan lalu saring. Cara Pemakaiannya Campur larutan yang telah siap dengan 16 Liter air. Semprotkan larutan tersebut pada pagi dan sore hari untuk hasil yang maksimal.

Pengendalian Hama Keong Mas

Yang di butuhkan yaitu Batang Pepaya atau kayu lainnya dan Daun pepaya Secukupnya. Cara Pembuatannya belah batang pepaya terlebih dahulu jangan terlalu kecil agar bisa di gunakan sebagai wadah daun pepaya nantinya. Lalu hancurkan daun pepaya menggunakan tangan dan letakkan di atas batang pepaya. Letakkan umpan dengan jarang kurang lebih 1 meter atau tergantung dari persebaran keong mas. Terakhir umpan yang sudah jadi di lettakan di sore hari agar keong mas tersebut dapat di ambil di pagi hari.

Pengendalian Hama Tikus

Bahan yang di perlukan yakni 1 Kilogram racun gadung, 10 kilogram dedak padi, 1 ons tepung ikan, kemiri dan air secukupnya. Cara membuatnya kupas dan haluskan umbi gadung. Campur semua bahan dengan air lalu bentuk menjadi pelet. Sebarkan pelet yang sudah jadi pada sarang tikus atau di pematang sawah.

Pengendalian Hama Ulat dan Belalang

Bahan yang kita butuhkan yaitu 50 lembar daun sirsak, 1 genggam daun tembakau, 20 gram sabun colek atau bubuk deterjen dan 20 liter air. cara membuatnya adalah tumbuk hingga halus daun sirsak dan daun tembakaku lalu tambahkan sabun colek atau bubuk deterjen dan campur dengan 20 liter air. Diamkan hingga mengendap selama 24 Jam. Saring larutan dengan kain halus. Bila ingin di gunakan encerkan larutan dengan 50 – 60 liter air dan semprotkan pada tanaman yang terkena hama.

Nah dengan beberapa resep di atas, diharapkan dapat membantu para pembaca sekalian dalam mengatasi hama yang menyerang tanaman padi. Selamat Mencoba !!

 

About Catatan Pak Tani

Infopetani.Com – Menyajikan berbagai macam informasi Tentang Pertanian, Agribisnis, Berita dan Liputan Pertanian, Teknologi Budidaya serta informasi lainnya tentang Pertanian di Indonesia.

Check Also

Budidaya Rumput Laut

A. Latar Belakang Rumput laut (sea weeds) yang dalam dunia ilmu pengetahuan dikenal sebagai Algae …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *