Home / Tanaman Hias / Perjuangan Berburu Bahan Bonsai (Bakalan) Di Alam Liar

Perjuangan Berburu Bahan Bonsai (Bakalan) Di Alam Liar

Bahan Bonsai – Seberapa hebatnya bonsai itu terpampang dimana-mana tak luput dari para pejuang yang terkadang sering dilupakan dan tidak dihiraukan oleh lainya. Hampir seperti pepatah habis manis sepah dilupakan. Khusus untuk pasukan pencari bahan bonsai “Pendongkel” bonsai eksklusif kami munculkan tulisan ini agar semua mengetahuinya.

Pencarian Bahan Bonsai

Expedisi mencari bahan bonsai berkualitas yang semua bagianya terbentuk secara alami adalah hal yang memerlukan keberanian dan perjuangan berat. Bonsai yang sekarang banyak menjadi maskot atau juara terkadang bahan awalnya bukan milik mereka tetapi hasil jerih payah dari para pendongkel bahan bonsai di alam. Terjangan angin, arus sungai, pohon yang menancap kuat dibebatuan mereka bongkar dan angkut pulang. Dengan tujuan yang besar terkadang himpitan kebutuhan membuatnya terlepas dengan harga murah. Semoga dengan keikhlasan membawa berkah untuk semuanya.

Alat Yang Digunakan

Peralatan dalam mengangkat bahan bonsai ukuran kecil, sedang, dan super besar dilakukan dengan penuh kerja keras, Terkadang dengan alat yang seadanya mereka mengorbankan keringat bahkan nyawa jadi taruhanya. Berikut alat yang digunakan:

  1. Cangkul
  2. Gergaji
  3. Alat Penjugil (Pendongkel) akar
  4. Kampak
  5. Dan alat penunjang lainya

Bakalan Alam Liar

Jenis bahan yang disediakan di alam terutama di hutan membuat banyak yang bermimpi untuk memboyongnya dirumah. Tetapi kesulitan medan yang dihadapi membuat banyak pebonsai mengirim pasukan ekspedisi untuk membongkarnya dengan harga yang terkadang masih tidak sesuai dengan imajinasi masa depan bahan tersebut. Keterbatasan kendaraanya biasanya berupa sepeda motor ditambah kayu pemancangnya membuat mereka hanya bisa membawa 1-2 batang bahan bonsai yang ada.

 Seberapa hebatnya bonsai itu terpampang dimana Perjuangan Berburu Bahan Bonsai (Bakalan) Di Alam Liar

 

Kesaksian Pendongkel Bonsai

Dibawah ini kami merasa harus memmostingnya agar kita semua memahami arti sebuah perjuangan bonsai dimulai dari awal:

Salam dari kami pendongkel dan petani dari pinggiran negri ini?
Kami berangkat pagi saat yg lain masih pulas tertidur, berharap mndapat apa yg kami cari untuk bisa di tukar sesuap nasi, tapi nasib kami saat mnjual bnyak yg kami hadapi Petani…oh pendongkel, dagangan di bandrol tak ada yg nawar, leawat inbok di bilang jualan tempe tahu, di kasih mahal kurang murah dan di kasih murah selalu msih di tawar,telat bales di bilang ndk respon. Alhamdulilah! Tapi kami tetap bersyukur bagamanapun itu rejeki dari yg kuasa. Kami di berikan anugerah bisa menghidupi keluarga dari bonggol-bonggol itu waulapun kadang kekurangan.

Salam dari petani bonsai pinggiran negri ini?
Badan kami kurus-kurus bukan karena terkena kolera, kulit kami menghitam bukan karena kami orang negro, tapi kami kurus karena stiap hari berjalan naik turun, dan makan pun seadanya tanpa tau waktu. Kulit kami hitam karena setiap hari kami bergelut dengan terik matahari dan tanah, teman akrab kami hewan beracun dan jurang, pekerjaaan kami sangat dekat dengan resiko kematian.

Tapi…
Kami ikhlas saat babon kami di beli dengan harga ratusan atau puluhan ribu, kami tidak menyesal saat babon itu kelak bisa di jual pembeli bisa berharga jutaan atau puluhan juta bahkan ratusan juta. Karena kami sadar rejeki yg di berikan oleh Tuhan ada batas-batasnya. Kami tetap bersyukur setidaknya kluarga kami masih bisa makan?

Salam dari pendongkel bahan bonsai pinggiran negri ini?
Kami berharap semoga bahan dari kami bisa mnjadi bonsai yg bernilai seni tinggi, dan tentunya dengan harga tinggi juga. bagi kami cukup puas melihat bahan dari kami nantinya bs mnjadi bagus, bahkan mnjadi juara di lapangan. Setidaknya kami pernah memegang, memanggul bahan itu saat kami bawa pulang dari hutan/lahan.

Salam dari kami pendongkel pinggiran negri ini?
Semoga tuhan tetap memberikan kesehatan pada kami, keselamatan bagi kami saat di hutan, agar kami tetap bisa membawa pulang bahan yg di harapkan pembeli.

Salam dari pendongkel dan petani pinggiran negri ini?  Ditulis oleh: Kiwil di Indonesia Bonsai Society (PPBI)

Wa’alaikumsalam semoga rahmat selalu tercurah untuk kalian semua. Salam Hormat Kami MarcasFlower untuk kalian semua.

About Catatan Pak Tani

Infopetani.Com – Menyajikan berbagai macam informasi Tentang Pertanian, Agribisnis, Berita dan Liputan Pertanian, Teknologi Budidaya serta informasi lainnya tentang Pertanian di Indonesia.

Check Also

Design Taman Minimalis Untuk Lahan Sempit

Taman rumah seringkali menjadi bagian yang penting dan paling terakhir di perhatikan, Tapi jangan sampai …